Header Ads

Mengenal 7 Factions Dalam Tom Clancy's The Division


Tom Clancy's The Division, merupakan game thrid-person shooter buatan Ubisoft yang rilis pada Maret 2016 tahun lalu.

Bagi kalian yang pernah memainkannya, mungkin sudah mengetahui bahwa ada beberapa faksi yang saling bekerja sama maupun bertentangan. Setiap faksi ini memiliki karateristik yang berbeda-beda. Dari yang kumpulan pencuri dan perampok biasa, hingga yang terorganisir secara militer. Walau demikian, jangan sekali-kali remehkan kekuatan mereka.

Setiap faksi terbentuk dan memiliki tujuan yang berbeda-beda. Dari sekedar untuk bertahan hidup, hingga mencegah penularan virus dengan cara membakar semua yang tempat dan mahluk hidup yang terkontaminasi.

Untuk lebih jelasnya, yuk kita lihat satu-satu faksinya.



1. SHD

"When society fall, we rise."
SHD atau Strategic Homeland Division, yang merupakan faksi tempat dirimu bertugas sebagai agen Division. SHD hanya diaktifkan oleh pemerintah ketika semua aparat publik seperti polisi dan militer gagal dalam mencegah terjadinya kekacauan. SHD hadir untuk menyelamatkan yang tersisa dari masyarakat, dan membuka jalan bagi kelanjutan pemerintahan.

SHD terdiri dari unit-unit yang dipilih dari orang-orang berlatar belakang pelayan masyarakat dan komunitas intelektual. Seperti militer, polisi, pemadam kebakaran, hingga insinyur. Mereka dilatih sedemikian rupa dan diikutkan pada misi-misi tingkat atas.

Namun, setelah pelatihan selesai, mereka dikembalikan ke kehidupan sehari-hari mereka dan menunggu hingga panggilan SHD diaktifkan. Status mereka sebagai agen Division harus dirahasiakan, bahkan dari keluarga sendiri.



2. JTF

"I need you to take a deep breath and find your balls. And when you find them, finish the f*cking job!"
JTF atau Joint Task Force, merupakan gabungan dari beberapa aparat pemerintahan, seperti polisi, militer, pemadam kebakaran, dan personil kesehatan.

Sebelum SHD diluncurkan, JTF lah yang pertama kali bertugas untuk menjaga ketertiban setelah insiden Black Friday. Namun semua itu gagal ketika faksi-faksi pemberontak yang berusaha memecah ketertiban mulai bermunculan.

SHD juga bertugas membantu setiap operasi JTF, seperti merebut kembali tempat-tempat potensial yang dikuasai faksi pemberontak, hingga mengamankan persediaan senjata dan makanan.



3. Rioters

"Every man for himself. Survival of the fittest."
Merupakan sekumpulan masyarakat yang bisa dibilang tidak berharap pada pemerintah dan lebih memilih untuk mencuri, merampok, hingga membunuh untuk kelanjutan hidup mereka.

Bisa dibilang bukan merupakan faksi yang kuat, karena kebanyakan dari mereka tidak terorganisir dan bertindak semau mereka. Namun ada juga beberapa yang berkelompok dibawah satu pimpinan, sehingga menjadi ancaman yang tidak boleh dibiarkan begitu saja.



4. Cleaners

"To save our city, we must burn away this disease. Every trace of it. No matter the cost."
Faksi ini terdiri dari orang-orang yang dulunya bekerja di bidang sanitasi, seperti pengangkut sampah, cleaning service dan sejenisnya.

Berbeda dengan Rioter, Cleaners merupakan faksi yang terorganisasi dan dilengkapi persenjataan berat. Salah satu ciri khas faksi ini adalah, mereka selalu mengenakan pakaian perlindungan khusus, dan membawa flamethrower (pelontar api) atau senjata sejenisnya yang juga dapat menghasilkan api.

Faksi ini berkeliaran di kota New York, terutama ditempat-tempat yang sangat terkontaminasi. Mereka tidak segan-segan membakar apa saja dan siapa saja yang mereka temukan ditempat-tempat seperti itu.



5. Rikers

"It's all ours now. We're the new kings of these streets."
Rikers merupakan faksi yang berisi kumpulan narapidana yang lepas dari penjara. Dinamai Rikers, karena tempat mereka dipenjarakan merupakan nama pulau, yaitu Rikers Island, di sungai timur kota New York.

Mirip dengan Rioter, mereka tidak segan-segan merampok dan membunuh demi kelangsungan hidup. Mereka juga menyebut diri mereka sebagai raja kota New York, sebagai tanda kebebasan mereka dari penjara. Sangat berbahaya dan lebih terorganisir daripada Rioters.



6. LMB

"Freedom is not a right. Liberty is not a given. This city needs an iron fist to restore order."
LMB atau Last Man Battalion, merupakan PMC atau Private Military Company, kelompok militer yang disewa oleh perusahaan Wall Street untuk melindungi aset-aset berharga mereka pasca outbreak. Namun sang kontraktor meninggalkan mereka ketika keadaan mulai memburuk, dan kini mereka mempunyai tujuan baru, yaitu mengambil alih kota New York, dan membentuk pemerintahan orde baru.

Dari semua faksi yang ada, LMB merupakan satu-satunya faksi yang sangat terorganisir dan unggul dalam teknologi dan persenjataannya. Walaupun demikian, LMB berbeda dengan JTF yang berusaha untuk mengembalikan ketertiban dengan segala sumber yang ada, LMB tidak segan-segan membunuh bagi siapa saja yang menghalangi rencana mereka.

Rumornya, LMB bekerja sama dengan beberapa Rogue Agent atau Agen SHD yang berkhianat. Kedua pihak yang bekerja sama ini diduga kuat sebagai dalang dibalik penyerangan komandan SHD.



7. Hunter

"High threat hostile in proximity."
Tidak ada informasi yang jelas mengenai faksi ini. Mereka muncul ketika agen Division melakukan pangilan extraction di Dark Zone. Tidak ada afiliasi yang jelas, bahkan tidak ada informasi tentang mereka sebelum terjadinya insiden.

Hunter merupakan orang-orang yang sangat terlatih dan sangat berbahaya. Melihat dari kemampuan mereka menyerang dan teknologi yang mereka pakai, kemungkinan besar mereka adalah Rogue Agent yang bergerak secara independen, dengan tujuan hanya untuk memburu para agen Division.



Kira-kira seperti itulah informasi yang perlu kamu ketahui tentang 7 faksi tersebut. Untuk lebih jelas dan detailnya, kamu dapat memainkannya gamenya langsung, agar dapat ambil bagian dalam alur cerita The Division.

Kamu punya pendapat lain tentang faksi-faksi yang ada diatas ini? Atau ternyata ada faksi lain yang belum penulis sebutkan? Yuk langsung aja diskusikan dikolom komentar!

Tidak ada komentar

Tea Party Agency. Diberdayakan oleh Blogger.